-
Be Leader, Kesempatan Memperbaiki Diri

Belakangan saya menyadari bahwa menjadi leader, bukanlah soal kesempatan untuk memimpin sebuah tim hingga menuju ke puncak tertingginya. Tapi lebih dalam dari itu, menjadi leader artinya memiliki kesempatan untuk bisa memperbaiki diri. Sangat terkesan ketika membaca biografi Buya Hamka, sebagai ulama, pemimpin ummat, Buya Hamka juga memiliki konflik-konflik internal dalam dirinya. Harga diri, martabat kerap…
-
MELINGKAR

Serangkaian perjalanan kehidupan, terkadang tampak dramatis. Ada satu masa misalnya, entah bagaimana, Allah pertemukan dengan komunitas ini. Ada kecondongan hati ingin merapat, hingga akhirnya bertekad mendekatkan diri. SNC. Dibaca esensi, tapi sampai sekarang lidah saya kalo nyebut masih berlafal esenci. Masih mending lah yaa.. karena ternyata ada juga yang nyebut es en ce 😄 Hayooo…
-
Membangun Peradaban Mulia

Membangun peradaban mulia, bisa dimulai dengan meminta pasangan yg shalih. Pasangan akan selalu menghadirkan airmata. Nah pasangan yang shalih akan menghadirkan airmata bahagia. Pun sebaliknya. “Dan, orang-orang yang berkata, “Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami penyejuk mata dari pasangan dan keturunan kami serta jadikanlah kami sebagai pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.” (Al-Furqan · Ayat 74)…
-
Nasehat Cinta Buat Ananda*

Mari mengingat kembali kisah siroh dari 4 nama ABU pada masa Rasulullah, untuk memetik hikmah. Kita termasuk dalam ‘ABU’ yang mana? Lalu mau mengarahkan anak-anak pada tipe ‘ABU’ yang mana? . . “Sungguh, Kami benar-benar telah memberikan hikmah kepada Luqman, yaitu, “Bersyukurlah kepada Allah! Siapa yang bersyukur, sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri. Siapa yang…
-
Menyiapkan Pengasuhan untuk Ananda*

Hari ini banyak kita dapati pada kelas-kelas parenting, tentang teori keluarga ideal dengan beragam kelengkapan-kelengkapannya. Tidak sedikit dari kita yang kemudian membandingkan pengasuhan diri di masa lalu, lantas merasa insecure, karena pada turun temurun garis keluarga terdapat jarak yang membentang dengan kondisi yang ideal menurut para ahli. Maka mari kita membuka hati, menyimak kembali risalah-Nya,…
-
Keimanan: Lebih dari Sekadar Ritual*

Hari-hari belakangan begitu banyak berita yang bercerita tentang anak-anak dengan latar belakang sekolah agama yang kemudian dengan terbukti melakukan hal-hal yang justru dilarang oleh agama. Tentu pedih hati kita membaca kenyataan itu. Tidak semua, namun fenomenanya menggejala. Seperti virus, ia menyebar, menjangkiti siapapun yang rentan. Seks bebas, bullying, bahkan KDRT kini bukan lagi didominasi suami…
-
Sekolah Tinggi-tinggi, Ujungnya di Rumah Melulu?
Ini pertanyaan atau pernyataan? Yang jelas selalu hadir dari tahun ke tahun, menyapa pikiran setiap perempuan ketika memasuki usia produktif. Pada tahun 1900an, ketika pernyataan ini digulirkan, langsung nampak perlawanan dimana-mana. Mulai dari perempuan bercelana panjang, menggundul kepala, sampai yang ekstrim, ikutan dugem di klub malam. Tentu saja aktivitas intelek juga terlihat, berteriak lantang di…
-
Ikrar Pejuang Siroh SNC

Jika ditanya apa satu kesyukuran yang paling berarti bagi saya, maka BERADA DALAM KOMUNITAS YANG BERNAMA SPIRIT NABAWIYAH COMMUNITY lah jawabannya. Disinilah saya ditempa untuk menjadi seseorang yang tidak hanya memikirkan diri sendiri. Disinilah saya menyadari bahwa hidup bukanlah untuk memperjuangkan diri sendiri. SNC banyak mengubah persepsi awal saya atas berbagai hal. Terutama tentang literasi.…






