Help you to be empowered with self-acceptance through life reflection

  • Nyalahin Orang Itu Gampang… Tapi Yakin Nih, Mau Jadi Kayak Iblis?

    Nyalahin Orang Itu Gampang… Tapi Yakin Nih, Mau Jadi Kayak Iblis?

    Ketika ada hal yang nggak berjalan sesuai rencana, lantas refleks pertama kita langsung cari “kambing hitam”.. “Gara-gara dia nih…” “Coba tadi dia nggak kayak gitu… pasti sekarang ga begini jadinya.” Jujur aja, siapa yang nggak pernah ngalamin itu? Kita semua mungkin pernah dan bahkan, sering. Entah itu dalam urusan kerja, hubungan, keluarga, bahkan dalam urusan…

    Read More

  • Be Leader, Kesempatan Memperbaiki Diri

    Be Leader, Kesempatan Memperbaiki Diri

    Belakangan saya menyadari bahwa menjadi leader, bukanlah soal kesempatan untuk memimpin sebuah tim hingga menuju ke puncak tertingginya. Tapi lebih dalam dari itu, menjadi leader artinya memiliki kesempatan untuk bisa memperbaiki diri. Sangat terkesan ketika membaca biografi Buya Hamka, sebagai ulama, pemimpin ummat, Buya Hamka juga memiliki konflik-konflik internal dalam dirinya. Harga diri, martabat kerap…

    Read More

  • MELINGKAR

    MELINGKAR

    Serangkaian perjalanan kehidupan, terkadang tampak dramatis. Ada satu masa misalnya, entah bagaimana, Allah pertemukan dengan komunitas ini. Ada kecondongan hati ingin merapat, hingga akhirnya bertekad mendekatkan diri. SNC. Dibaca esensi, tapi sampai sekarang lidah saya kalo nyebut masih berlafal esenci. Masih mending lah yaa.. karena ternyata ada juga yang nyebut es en ce 😄 Hayooo…

    Read More

  • Sekolah Tinggi-tinggi, Ujungnya di Rumah Melulu?

    Ini pertanyaan atau pernyataan? Yang jelas selalu hadir dari tahun ke tahun, menyapa pikiran setiap perempuan ketika memasuki usia produktif. Pada tahun 1900an, ketika pernyataan ini digulirkan, langsung nampak perlawanan dimana-mana. Mulai dari perempuan bercelana panjang, menggundul kepala, sampai yang ekstrim, ikutan dugem di klub malam. Tentu saja aktivitas intelek juga terlihat, berteriak lantang di…

    Read More

  • Bahagia jadi MOMPRENEUR

    Bahagia jadi MOMPRENEUR

    Kalau diingat-ingat, pengalaman jualan saya itu lumayan banyak dan tinggi jam terbangnya. Ketika SD, pernah jualan kartu bergambar artis yang lagi naik daun ke teman-teman perempuan yang ngefans sama seseartis. Setelah euforia kartu mereda, saya banting stir jualan perangko bekas. Idenya datang gegara pas habis gelantungan di pohon coklat (kebun coklat milik orang yang luas…

    Read More