-
Tulang Rusuk Rasa Tulang Punggung

Untukmu yang berpeluh untuk mencukupi kebutuhan-kebutuhan hidup. Sepenuh harap ada yang peduli dan kemudian membantu. Setidaknya mengijinkan diri untuk sekadar bersandar pada bahu, membuang tangis tanpa suara. Kuatlah.. tetaplah kuat.. Ada Allah yang Maha hebat, yang siap menanggung luapan ceritamu, seberapapun banyaknya. Hidup mungkin mengantarkanmu jauh dari harapan yang kau bangun. Tapi tak berarti hidup…
-
Jujur sebagai Karakter Utama

“Sesungguhnya jujur akan membawa kepada kebaikan, dan kebaikan akan membawa kepada surga.“ (HR Bukhari) Kita saat ini adalah pengalaman-pengalaman di masa lalu. Jika kejujuran kita tengarai sebagai karakter paling utama diantara karakter-karakter utama lainnya, mari coba tilik pada kedalaman diri untuk mengukur kadar kejujuran kita. Termasuk givers kah kita? Atau takers? Ada rekan kerja yang…
-
Perempuan Tangguh
Ada banyak perempuan tangguh, yang berpeluh tanpa suara. Ya, barangkali ada keluh, namun hidup mengajarkan bahwa keluhan tak akan membawa perubahan nyata. Menikah adalah bab mengawali kehidupan dengan sepenuh harap. Dalam prosesnya, tiap perempuan berharap ada bahagia yang mengisi ruang hati. Pasangan yang ideal, anak-anak yang santun lagi berbudi, serta keluarga besar yang senantiasa mendukung.…
-
Scale up Kebermanfaatan Diri untuk Ummat
Media sosial jadi jalan yang terbuka untuk diakses oleh siapa saja. Ini membuka segala bentuk peluang beramal shalih, khususnya bagi para ibu yang pusat aktivitasnya ada di rumah. Mau ambil bagian dari dunia pengasuhan, tinggal share ide dan konsep yang tersusun di media sosial. Dari sana, akan muncul satu demi satu orang-orang yang sevisi dan…
-
INNER CHILD
Semakin kesini, ilmu semakin mudah diakses. Yang tadinya terasa jauh dan ga familiar, jadi terdengar ramah di lisan. INNER CHILD merupakan salah satunya. Inner child adalah hasil dari sekumpulan peristiwa masa kecil yang membentuk kepribadian seseorang seperti sekarang. Bisa baik maupun buruk. Ketika ditengarai inner child seseorang terluka, yang dituding sebagai penyebab adalah orang-orang terdekat.…
-
Hobi yang Dibayar
Dulu kalau ditanya hobinya apa, sering jawab: membaca dan menulis. Dan saya perhatiin, banyak teman yang menjawab serupa. Konon, ini adalah jawaban yang aman, terutama kalau pertanyaan muncul pada masa ospek. Kalau dijawab menyanyi, nanti bisa-bisa disuruh nyanyi di depan seluruh penghuni sekolah/kampus. Baca dan nulis mah aman ya, tinggal mbacain dan nulis. Aktivitas yang…
-
Satu Langkahmu
Tidak butuh banyak aksi untuk melakukan sebuah perubahan. Cukup dengan satu langkah yang sederhana. Dilakukan berulang, berkesinambungan. Ingin bisa menerbitkan sebuah buku, mulailah menulis, setiap hari.Ingin bisa hafal Alquran, mulailah membaca seayat demi seayat, setiap hari.Ingin bisa menjadi perenang terbaik, mulailah berenang, setiap hari. Mimpi akan tetap menjadi impian, jika tidak ada upaya untuk mewujudkan.Harapan…
-
Ketika Kamu Berbeda
Bukan hal yang mudah ketika mendapati diri menempati peran antagonis. Butuh pengendalian diri yang kuat untuk menepis tudingan yang belum tentu benar. Oh ini bukan sedang bicara tentang menjadi artis antagonis. Tapi ada masa ketika ternyata kita berbeda haluan. Aku dengan pikiranku. Kamu dengan pikiranmu. Ketika persepsi yang mengaitkan kita tak sama, pada saat itulah…
-
Tiga Kesyukuran dalam Hidup
Gelenyar bahagia membuncah memenuhi hati tatkala menyadari bahwa ku dikelilingi oleh orang-orang yang senantiasa mengajak dalam aktivitas-aktivitas kebaikan. Diingetin untuk rutin bersedekah, di kala lapang maupun sempit. Diingetin untuk memupuk sabar alih-alih memfasilitasi amarah. Diingetin untuk menulis yang baik-baik saja, alih-alih mengeluh dan berkesah. Bahkan diingetin untuk ga nyureng melulu, hahahhahhh… senyum Ul, senyum… Maka…
-
Selintas Pikiran
Terbangun dini hari, dan mendapati diri dicekam sunyi. Mencoba memejamkan mata dan mendengarkan dengan seksama suara-suara di sekitar. Hanya ada dengkur lirih anak-anak di kamar sebelah serta langkah kucing yang (sepertinya) mengendap-endap berburu serangga. Mencoba untuk tidur kembali. Mata boleh saja terpejam, tapi pikiran tidak bisa berbohong. Imaji ini meliar kesana dan kemari, menyusun strategi,…

