• MPASI Homemade vs Instan

    MPASI Homemade vs Instan

    Ngomongin MPASI, hampir semua ibu yang saya temui punya idealisme yang sama. Berharap bisa ngasi mpasi 4 bintang, atau bahkan 5 bintang. Rumusan dasarnya: semua yang alami selalu lebih baik. Tapi ketika dihadapkan dengan realitas, entah karena waktu yang terbatas atau menyerah dengan GTM (gerakan tutup mulut) anak, rasanya ingin melupakan konsep MPASI homemade. Siapa…

    Read More

  • Ibu dan Urusan Makanan

    Dunia ibu itu ga bisa banget lepas dari per-makanan. Begitu anak udah mulai mpasi, eksplore dunia makanan anak mulai berwarna. Keseruan di dapur, ga jarang jadi potek ketika ternyata anak fokus pada GTM-nya. Rasa-rasanya setiap ibu mengalami hal ini. Pengalaman yang sama tapi menimbulkan efek berbeda bagi tiap ibu. Ada yang panik, bahkan jadi depresi,…

    Read More

  • Batas Excuse

    Batas Excuse

    Jangan merasa tenang dengan ketidaksampaian pesan kebaikan. Sebagai ibu, setiap pengasuhan yang diterapkan pada anak-anak, mengandung pesan kebaikan. Mulai dari nilai-nilai kejujuran, kesabaran, keberanian sampai hal-hal teknis bagaimana cara mencuci baju, memasak dan lain-lain. Jika ada satu pesan yang tidak tersampaikan dengan baik, apa yang terjadi? Bayangkan tentang anak-anak yang tidak memahami nilai kejujuran, apa…

    Read More

  • I Am A Mom

    I Am A Mom

    Masih tentang dua garis pertama, yang kemudian menjelma jadi jerit tangis bayi di keheningan malam. Ngedengerin makhluk yang tampak rapuh itu menangis, awalnya bahagia banget. Hehhehehehe.. i am a mom. Jemari kecilnya refleks menggenggam telunjuk saya. Hei.. coba deh perhatiin, matanya kayak saya kan yaa.. rambutnya kayak saya.. idungnya juga Nyari-nyari persamaan itu bikin hati…

    Read More

  • Meng-instal Value Hidup Sederhana pada Anak

    Meng-instal Value Hidup Sederhana pada Anak

    Ingin lebih pintarIngin lebih cantikIngin lebih kayaIngin lebih bijaksanaIngin lebih baik……Fitrah manusia. Ingin lebih. Namun Rasulullah bersabda:“Berlakulah Zuhud dalam urusan dunia niscaya kamu akan dicintai Allah dan zuhudlah kamu terhadap yang dimiliki orang lain niscaya kamu akan dicintai orang-orang.”(HR Ibnu Majah) Zuhud adalah melepaskan hati dari pengaruh dunia. Arti lainnya HIDUP SEDERHANA. Keadaan lapang maupun…

    Read More

  • Rutinitas Pagi: Bacain Buku

    Rutinitas Pagi: Bacain Buku

    Waktu utama saya mbacain anak-anak buku itu pas pagi hari. Kenapa ga malem? Alasan saya sederhana, soalnya kalo malem, suka ketiduran duluan Aslik ndak kuat melek. Bukan berarti ga pernah yaaa.. kalo pas energinya masih ada mah, malem juga dijabanin. Pagi ndak rempong tah? Remponglah, belanja ke tukang sayur, ngeladenin sarapan anabul, masakin sarapan anak-anak,…

    Read More

  • Siroh Membuat Hidup Saya Lebih Hidup

    Ada satu masa, dimana saya merasa hidup kok begini-begini saja. Sebagai ibu rumah tangga, ngurus anak, rumah, aktivitas sosial, dampingi suami. Sebuah pekerjaan yang ga ada selesainya. Dari bangun tidur sampai kemudian bangun lagi (bahkan dalam mimpipun, rutinitas itu hadir!) 😩 Lelah? Jelas.Jenuh? Wajar. So, whats next?Apa yang bisa saya lakukan untuk keluar dari zona…

    Read More

  • Apa Kenikmatan Termahal dalam Hidup?

    Bukan harta, jabatan maupun ketenaran. Yang termahal dalam hidup adalah keimanan kepada Allah dan ketaatan pada Rasulullaah. Nikmat termahal adalah ketika kita punya Allah, punya Rasulullaah. 👆🏿👆🏿👆🏿 Cara seru untuk memberitahukan hal di atas pada anak-anak tanpa terkesan menggurui adalah dengan duduk berdua lalu diskusi dengan media buku Komik Teladan Rasulullaah 😍 Anak senang, ibu…

    Read More

  • Kewalahan Menjawab Pertanyaan Anak-anak Seputar Tauhid dan Sains ?

    “Bisakah kita melihat Allah?”“Bayi itu asalnya darimana?”“Kok bisa ada matahari?”“Misalnya cuma malam aja gimana, ndak perlu ada siang?” Gimana-gimana? Bisa jawabnya? Pertanyaan-pertanyaan ajaib yang keluar dari bibir mungil mereka. Pas ngucapin pun, bisa jadi masih cadel 😄 Pengin ketawa, tapi wajah mereka begitu serius pas nanya. Ga mungkin dong ngejawabnya asal-asalan. Ingat, anak itu peniru…

    Read More

  • Merasa Bersalah atas Kurangnya Waktu

    Merasa Bersalah atas Kurangnya Waktu

    Memiliki banyak peran, menghadirkan konsekuensi yang ‘rasanya’ kerapkali tak tertanggungkan. Sebagai ibu, ada anak-anak yang perlu diprioritaskan. Mulai dari pemenuhan gizi, penyusunan kurikulum pengasuhan, pendampingan tumbuh kembang, monitoring minat bakat, dan lain sebagainya. Sebagai ibu, 24 jam terasa sangat singkat. Rasanya, tidak ada pekerjaan yang benar-benar usai dalam sehari. Belum lagi peran-peran yang lain. Sebagai…

    Read More