Belajar itu Bikin Nagih

Ketika kesadaran atas pentingnya upgrade diri datang menghampiri, maka fase berikutnya adalah ketagihan belajar. Bahkan dari sejak kanak-kanak, hal ini sudah terlihat. Lihatlah bagaimana anak-anak ‘ngeyelan’ melakukan sesuatu hingga bisa, hingga menguasai. Hakikat belajar adalah dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak paham menjadi paham, dari tidak mengerti menjadi mengerti, dari tidak bisa menjadi bisa, dari tidak ahli menjadi ahli.

Belajar adalah langkah awal untuk menambah kapasitas diri. Sayangnya, tidak semua orang memiliki kesadaran atas hal ini. Belajar hanya dimaknai sebagai membaca teks pada buku-buku pelajaran. Parahnya lagi, pemaknaan ini diturunkan ke anak-anak, ke generasi penerus. Walhasil, sampai saat ini peringkat literasi bangsa Indonesia masih ada di deretan paling bawah sedunia.

Kesadaran akan belajar sudah dimiliki saja, masih belum cukup untuk upgrade diri. Masih ada tahapan berikutnya, yang tantangannya jauh lebih besar, yakni MELAKUKAN APA YANG DIPELAJARI. Berlatih mempraktekkan hal-hal yang sudah dipelajari. Tanpa latihan, bahan ajar hanya akan jadi pengetahuan yang tidak membuat kita memiliki kemampuan itu. Pepatah mengatakan pengulangan adalah ibu dari pengetahuan. Pengulangan yang dimaksud disini adalah memperbanyak jam terbang latihan pengetahuan yang sudah dimiliki.

Analoginya seperti kita belajar berenang. Di awal belajar, kita akan membaca banyak hal terkait teori-teori tentang berenang. Bagaimana cara mengambil nafas, menggerakkan tangan dan kaki. Tentang pentingnya melakukan pemanasan sebelum nyebur ke air. Tentang pertolongan pertama jika kita panik dan hampir tenggelam, dan lain sebagainya. Kita tidak akan bisa berenang, jika hanya berbekal pengetahuan itu. Kita perlu mencoba praktek berenang, dimulai dari pemanasan, nyebur ke air, melatih gerakan kaki dengan berpegangan pada pinggiran kolam, melatih pernafasan di dalam air, dan lain sebagainya. Semakin sering kita berlatih, akan semakin cepat kita bisa berenang.

Masih dalam konteks analogi belajar berenang tadi, pertanyaannya adalah apa yang mendorong kita untuk belajar berenang? Mengapa kita ingin bisa berenang? Jawaban atas alasan inilah yang akan menjadi daya dorong kita untuk ngeyelan belajar berenang.

Temukan jawaban MENGAPA KITA INGIN BELAJAR HAL-HAL TERTENTU, maka kita akan mendapati suatu kesadaran (dan kebutuhan) belajar hingga menguasainya. Inilah kunci yang membuat belajar itu bikin nagih.

Buat teman-teman yang ingin belajar jadi MOMPRENEUR, bersiap yaaa.. kelasnya akan segera dibuka. Sambilan menunggu, bisa dicoba cari jawaban ke dalam diri, mengapa teman-teman ingin belajar jadi MOMPRENEUR.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *