Selintas Pikiran

Terbangun dini hari, dan mendapati diri dicekam sunyi. Mencoba memejamkan mata dan mendengarkan dengan seksama suara-suara di sekitar. Hanya ada dengkur lirih anak-anak di kamar sebelah serta langkah kucing yang (sepertinya) mengendap-endap berburu serangga. Mencoba untuk tidur kembali.

Mata boleh saja terpejam, tapi pikiran tidak bisa berbohong. Imaji ini meliar kesana dan kemari, menyusun strategi, menangkap ide yang melintas, menurunkan rencana-rencana aksi. Heiii.. kenapa pikiran ini jadi seperti lalu lintas jalan raya pada pukul 7 pagi?

Lalu, pada satu titik, pikiran ini memikirkan, “apa yang Allaah mau dengan membangunkan aku pada dini hari ini?”
“Bukankah manusia terlahir untuk beribadah kepada-Nya?”
“Bangun Ul, hentikan dulu pergulatan pikiran ini, ambil wudhu dan sholatlah. Tidakkah kau merasakan kerinduan bersimpuh di hadapan-Nya?”

Lakukanlah kebaikan pada lintasan hati yang pertama.

Sebab di saat yang sama, sambung menyambung, berkelebat juga bisikan-bisikan menimpali wacana dalam pikiran.
“Baru juga jam 2, ga pa pa, nanti saja menjelang subuh sekalian sholat malamnya.”
“Eh ide ini bisa loh dieksekusi untuk pagi nanti, coba ditelisik lagi, nanti persisnya bakal seperti apa.”
“Setelah bangun nanti, baiknya langsung ngurus cucian dulu deh, baru lanjut masak. Kalo masak duluan, entar cuciannya kelupaan garap kayak kemarin.”

Lakukanlah kebaikan pada lintasan hati yang pertama.

Satu, dua, tiga, bangun..

Ya, moment seperti ini asa berulang terjadi. Pada prosesnya, kadang berhasil langsung bangun, kadang juga engga. Butuh kekuatan dan motivasi dari dalam diri untuk bisa keukeuh. ‘Aku berpikir maka aku ada.’ Tapi seringkali kita terjebak juga dalam pikiran sendiri. Tak cuma emosi yang perlu dikelola, pikiranpun butuh pengelolaan yang disiplin. Sebab tindakan kita dipengaruhi dengan apa yang kita pikirkan.

Berpikir yang baik-baik, maka logikanya, akan bertindak yang baik-baik juga. Demikian sebaliknya. Pertanyaan pentingnya adalah apa yang menstimulus kita untuk berpikir yang baik-baik?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *