Deklarasi Jalan Santri Talents Mapping®

Rasulullah SAW bahkan pernah bersabda: من عرف نفسه، فقد عرف ربّه “Man arafa nafsahu faqad arafa Rabbahu,”. Yang artinya: “Barangsiapa mengenal dirinya, maka ia mengenal Tuhannya.”  

Jatuh bangun dalam mengarungi kehidupan, membuat saya banyak belajar. Kelapangan dan kesempitan bukanlah semata perkara harta, tapi lebih pada persoalan hati. Saya ingat pada rasa yang menyentak kesadaran ketika mendengar hadist di atas pertama kali. Kesadaran itu menyatakan saya sama sekali belum tahu siapa persisnya diri saya.

Saya tidak tahu, mau jadi Ulan yang seperti apa di masa depan. Bahkan saya tidak tahu, apa persisnya yang saya inginkan pada saat itu. Rasa-rasanya hidup hanya sekadar untuk makan dan beranak pinak. Astaghfirullah.

Sejak itu saya mulai mencari-cari segala bentuk informasi yang berkaitan dengan self-awareness. Hingga di tahun 2019 saya mengenal alat dan kerangka kerja yang bernama Talents Mapping®.

Pada Talents Mapping® saya menemukan bahwa saya adalah pribadi yang unik, manusia yang istimewa, makhluk yang Allah ciptakan dengan tujuan tertentu. Semakin memperdalam Talents Mapping®, semakin saya menemukan bagian-bagian keunggulan saya melalui representasi bakat dan potensi kekuatan. Kebiasaan dan pola pikir yang tadinya saya anggap kelemahan, sehingga menyurutkan setiap terobosan yang ingin saya buat, ternyata adalah sebuah kekuatan yang tidak semua orang memilikinya. Pada akhirnya Talents Mapping® menaikkan tingkat self-efficacy saya.

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (QS. At-Tin ayat 4)
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Az-Zariyat Ayat 56)

Mengenal diri dengan lebih baik, membawa saya untuk juga mengenal orang lain dengan lebih baik. Termasuk orang-orang terdekat saya: anak-anak dan pasangan. Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya. Jika dulu saya tidak tahu apa persisnya yang saya inginkan, kini perlahan saya menemukan sebuah misi dan visi, arah mana yang hendak saya tuju. Dan kesemuanya bermuara pada ketaatan kepada-Nya, insyaAllah.

Tahun 2022 beberapa klien datang dan meminta saya untuk menginterpretasikan hasil assesment Talents Mapping®, yang artinya saya berkesempatan untuk membantu orang lain di bidang ini, tidak lagi berkutat dengan diri sendiri. Dalam perjalanan menginterpretasikan hasil assesment Talents Mapping® inilah saya merasakan kebahagiaan yang tidak bisa diterjemaahkan persisnya seperti apa. Melihat klien mengangguk-angguk, tertawa dan juga menangis dalam sesi konseling, dan kemudian di akhir mendapatkan image positif baru tentang dirinya, menjadi sebuah gelenyar bahagia yang membuncah pada hati dan pikiran saya hingga berhari-hari kemudian. Makin kesini, saya jadi makin terpanggil untuk bisa mengulang moment bahagia itu kembali dengan klien-klien yang lain

Maka pada kesempatan ini, dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim“, saya mendeklarasikan pengabdian diri saya sebagai santri dan praktisi Talents Mapping®

Kombinasi bakat utama Deliberative, Consistency, Ideation, Connectedness, Futuristic, Analitycal dan Developer menjadi amunisi saya untuk bisa membantu orang lain (individu dan atau tim) mengenal kekuatan dirinya dan menumbuhkembangkan potensi dirinya, dengan mengambil peran sebagai:
* Interpreter (mengartikan bagian-bagian TMA)
* Planner (membantu klien menyusun rencana setelah TMA)
* Coach (melatih klien untuk mampu mengembangkan potensinya)

Kekuatan saya sebagai seorang Analyst, Visionary, Treasurer, Evaluator, Designer membuka kemungkinan bagi saya untuk bisa membantu orang lain merancang sebuah kurikulum personalnya, atau istilah kerennya Life Blueprint, dalam rangka ketaatan kepada Allah. Juga membantu kelompok sosial (lembaga/organisasi/komunitas/perusahaan) untuk memetakan SDM dalam kerangka menumbuhkan sinergi di dalam tim.

Kelompok orang yang akan saya bantu adalah para profesional muda, khususnya perempuan di usia produktif, yang ingin berdaya, bertumbuh dan bersedia untuk belajar dalam kerangka ruang hidupnya masing-masing dan atau peran (jalan karir) pada kelompok sosial (lembaga/organisasi/komunitas/perusahaan).

Berharap peran ini adalah salah satu jalan saya untuk menitipkan jejak-jejak kebaikan sebagai bekal berpulang.
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Ahmad)

Semoga Allah ijabah dan ridho dengan deklarasi jalan santri ini. Dan semoga dimampukan dan dibukakan jalan-Nya.  Aamiin ya Mujibassailin.

Sidoarjo, 22 Januari 2023
Sri Wulandari

https://linktr.ee/hylankhazanah

2 responses to “Deklarasi Jalan Santri Talents Mapping®”

  1. Prima Avatar
    Prima

    Masyaallah…. bermanfaat sebagai bekal berpulang.

    1. Sri Wulandari Avatar
      Sri Wulandari

      MasyaAllah.. Bu Prima, hatur nuhun yaa.. sudah berkenan mampir dimarih. Semoga ada manfaat yang bisa diambil ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *